Peristiwa

Walikota Medan, Drs. HT. Dzulmi Eldin S, M.Si, Ketua PMI Kota Medan Drs. Musa Rajekshah, M.Hum dan pengurus berfoto bersama empat pendonor ke-100 saat pelepasan di rumah dinas, Sabtu (18/02/2017).

MEDAN – Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin, M.Si memberi apresiasi kepada empat pendonor ke-100 asal Kota Medan yang akan menerima penghargaan Satyalencana dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Mereka adalah Arwismal Rifai Piliang, BEE warga Jalan Karya Gang Karang Anyer No.27 C Link. II, Bripda Chandra Yulhendri warga Asrama Brimob Blok L.2 No.5, Moch Ramli Chusein warga Jalan Kemuning XI No.228 dan Hotlan M Gultom warga Jalan Karya Wisata Komp. Tenera Blok C8.

Keempat pendonor didampingi Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan Drs. Musa Rajekshah, M.Hum, Sekretaris Jhon Lubis, Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) dr Harry Butarbutar, Sp.B dan Wakil Kepala UTD, Hanin Dito.

“Atas nama Pemerintah Kota Medan, saya sangat berterimakasih atas komitmen saudara sekalian terhadap kemanusiaan. Dengan menyumbangkan darah, saudara-saudara telah membantu menyelamatkan kehidupan. Semoga semangat ini menjalar kepada warga Kota Medan yang lain untuk mendonorkan darahnya,” tutur Dzulmi Eldin saat melepas keempat pendonor ke-100 di rumah dinas walikota, Sabtu (18/02/2017).

Keberadaan empat pendonor ke-100 tersebut, lanjut walikota, membuktikan bagaimana pelayanan di UTD PMI Kota Medan sudah lebih baik. Ia pun mendukung rencana Pengurus PMI Kota Medan untuk melengkapi peralatan laboratorium yang memenuhi standar nasional.

Ketua PMI Kota Medan, Drs. Musa Rajekshah, M.Hum menjelaskan, pihaknya telah empat kali memberangkatkan pendonor ke-100. Yaitu 2013 (1 orang), 2014 (10 orang), 2015 (3 orang) dan 2016 (4 orang).

Penerima penghargaan Satya Lencana ini, terlebih dahulu melalui seleksi yang ketat. Data pendonor dikirim ke UTD Pusat untuk diteruskan ke Departemen Sosial lalu ke Sekretariat Negara. Di situ, semua berkas akan diverifikasi seperti piagam penghargaan ke-10 hingga 75, rekap data sejak donasi pertama ditandatangani Kepala UTD PMI Kota Medan, SKCK, juga harus memiliki rekomendasi dari Gubernur Sumut.

“Alhamdulillah, sejak 2013 data pendonor yang kita (PMI Kota Medan) kirim, selalu lulus seleksi,” tuturnya.