2014, PMI Konsen Lakukan Pelatihan Penanggulangan Bencana

Dalam kesempatan itu, Ijeck berjanji akan memegang amanah yang telah diberikan kepadanya, mengingat PMI merupakan lembaga yang bergerak di bidang sosial. “Jabatan yang diberikan ini adalah amanah. Apa yang terbaik itulah yang akan kita lakukan, dan pastinya akan berbuat lebih baik dari yang lalu,” ungkap Ijeck di sela acara musyawarah Kota Palang Merah Indonesia (PMI) Medan Tahun 2013, di Hotel Miana, Minggu (26/1). Dia juga mengatakan, PMI akan melakukan berbagai pelatihan-pelatihan dalam penanggulangan bencana dengan melibatkan masyarakat.
Ijeck yang sebelumnya menjabat selama satu setengah tahun sebagai Ketua PMI Kota Medan, mengaku banyak hal yang telah dilakukan oleh PMI. Di antaranya yakni memenuhi kebutuhan darah di Kota Medan. “Saat ini stok darah di unit donor darah (UDD) tidak pernah kosong, dan selalu surplus. Bahkan golongan darah AB yang sulit bisa kita dapatkan sekarang mulai tersedia di UDD. Setidaknya stok kita sampai saat ini 600 kantong, dan ke depan semoga stok PMI jauh lebih baik lagi,”ujarnya.
Hal itu menunjukan bahwa PMI Kota Medan mampu mengajak masyarakat untuk peduli mendonorkan darahnya demi kehidupan orang lain. Tak lupa juga dirinya selalu mengajak masyarakat yang lain untuk ikut peduli dengan mendonorkan darahnya.
Sebagai ketua terpilih, Ijeck mengaku masih butuh bimbingan dukungan dari banyak orang terutama bimbingan Ketua PMI Provinsi Sumut, Rahmad Shah dan tentunya dukungan dari Pemko Medan.
“Sejauh ini untuk dukungan dari Pemko Medan kita sudah mendapatkannya. Karena baru kali ini juga dalam sejarah, PMI Medan mendapatkan bantuan senilai Rp500 Juta dari Pemko untuk 2013. Sayangnya bantuan tersebut baru digunakan Rp186 juta karena bantuannya hadir di bulan Desember lalu, dan sisanya akan kita kembalikan ke kas Pemko. Namun untuk tahun ini kita masih berharap Pemko tetap memberikan dukungan penuh untuk kemajuan PMI Medan,” harap Ijeck.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua PMI Sumut Rahmad Shah berpesan, untuk hal menyangkut kemanusian tidak harus melihat siapa, tapi yang terpenting bisa ikhlas bekerja.  “Karena  tugas palang merah, bukan cuma darah tapi juga peduli terhadap seluruh bencana yang terjadi,” tuturnya.
“Ini sebagai bukti kemajuan akan keberadaan PMI di Sumut dan Kota Medan. Kita tidak ingin cepat berpuas diri tapi bisa berbuat lebih baik lagi dalam melayani masyrakat,” ungkapnya.
Sementara itu dukungan Pemko Medan terhadap PMI ditegaskan oleh Sekda Kota Medan Syaiful Bahri yang turut hadir dalam acara Musyawarah tersebut. Sebagai lembaga sosial, PMI yang berkiprah membawa kemaslahatan untuk orang banyak, diharapkan bisa menjadi motivasi yang baik untuk menolong orang yang membutuhkan.
“Saya mewakili Pemko siap mendukung kegiatan yang bertujuan untuk kemaslahatan orang banyak. Apalagi, ini demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Semoga Ketua PMI terpilih bisa meningkatkan kinerjanya untuk kemajuan PMI mengabdi di masyarakat,” tandasnya.
Kegiatan musyawarah itu juga diselingi penandatanganan MoU antara MPC PP Kota Medan dan PMI Medan, serta pemberian plakat oleh Ketua PMI Medan kepada Ketua MPC PP Kota Medan.

Related Posts